Mi

oleh CookWhatHK0 tersimpan
Ramen kaldu ayam putih merebus carcass dan drumette dengan bawang karamel jadi kaldu kental, diberi paha ayam panggang.
Pertama, cuci carcass ayam di bawah air mengalir dan tuangkan air mendidih ke atasnya.
Rinse the chicken carcasses under running water, then pour boiling water over them.
Dalam panci besar berisi air mendidih, masukkan carcass ayam, drumette, jahe, daun bawang, kombu, dan beras yang sudah dibilas. Rebus perlahan.
In a large pot of boiling water, add the chicken carcasses, drumettes, ginger, green onion, kombu, and the rinsed rice. Bring to a simmer.
Rebus selama sekitar 1 jam, lalu matikan api. Angkat carcass ayam dan drumette, biarkan dingin, kemudian pisahkan daging dari tulang.
Allow this to simmer for about 1 hour, then turn off the heat. Carefully remove the chicken carcasses and drumettes, let them cool down, and then separate the meat from the bones.
Panaskan minyak wijen di wajan. Iris tipis bawang bombay dan bawang putih, lalu tumis hingga karamelisasi. Blender campuran yang sudah ditumis bersama satu sendok sup kaldu dalam blender.
While the broth simmers, heat a little sesame oil in a frying pan. Thinly slice the onion and garlic, then sauté them until they are nicely caramelized. Transfer the sautéed mixture to a blender and combine it with one ladleful of the simmering broth, blending until smooth.
Kembalikan campuran yang sudah diblender ke dalam panci.
Pour the blended mixture back into the pot.
Tambahkan daging ayam yang sudah disobek kembali ke dalam panci.
Add the shredded chicken meat back into the pot.
Lakukan hal yang sama dengan daging drumette. (Jika ada waktu, blender daging yang sudah disobek untuk kaldu yang lebih kental dan kaya.)
Repeat this process with the drumette meat. (If you have extra time, you can blend the shredded meat to achieve an even thicker, richer broth.)
Rebus lagi selama satu jam, lalu saring padatannya menggunakan saringan.
Continue to simmer the broth for another hour. Afterward, strain out all the solids using a strainer.
Kembalikan tulang ke dalam kaldu dan rebus kembali.
Place the bones back into the strained broth and resume simmering.
Sementara itu, rendam paha ayam dengan arak Shaoxing, kecap asin, madu, dan jahe parut. Diamkan sebentar.
In the meantime, marinate the chicken thighs with Shaoxing wine, soy sauce, honey, and grated ginger. Let them sit for a while to absorb the flavors.
Letakkan ayam yang sudah direndam di atas piring, tuangi minyak zaitun, dan panggang dalam oven yang sudah dipanaskan pada 200°C (400°F) selama 15 menit.
Arrange the marinated chicken on a plate, drizzle with olive oil, and bake in a preheated oven at 400°F (200°C) for 15 minutes.
Angkat tulang dari panci, tambahkan kaldu sapi bubuk dan arak Shaoxing, dan bumbui secukupnya.
Once the bones have been removed from the pot, stir in the beef bouillon powder and Shaoxing wine, then season the broth to your desired taste.
Di panci terpisah, didihkan air dan masak mi. Setelah matang, gabungkan dengan kaldu, taburi dengan daun bawang halus, benang cabai, dan paha ayam panggang untuk disajikan.
In a separate pot, bring water to a boil and cook your noodles according to package directions. Once cooked, combine them with the broth, then top with shredded green onion, chili threads, and the roasted chicken thighs. Serve immediately.
Pada hari kedua, tambahkan daging babi dan banyak sayuran ke dalam sisa kaldu untuk ramen gaya hot pot chicken paitan.
If you have leftover broth, on the second day, you can add pork and a generous amount of vegetables to create a chicken paitan hot pot-style ramen.